Seorang remaja mengeluh kepada saya karena pasangannya selingkuh dan minta saran bagaimana seharusnya ia bersikap
Saya katakan padanya, kalo masih pacaran sebenarnya kurang tepat dikatakan pasangannya selingkuh, yang benar adalah pacarnya mendua, knapa begitu...
Selingkuh sebenarnya hanya bisa dilekatkan pada pasangan yang secara syah terikat dalam sebuah perkawinan, nah kalo gitu tidak ada kata selingkuh pada pasangan yang masih berpacaran. Lalu bagaimana mensikapinya?
Saya katakan, mendua ketika masih pacaran adalah hak semua orang, kita tidak bisa melarangnya dan tidak ada hukum (moral maupun agama) yang melarangnya, sehingga ketika kita tau pasangan kita menduakan kita dengan orang lain ya biarkan saja, kita tidak perlu sakit hati apalagi bersedih karenanya.
Lantas apakah perlu kita membalas pasangan kita dengan cara melakukan hal yang sama?
Jangan, jangan pernah membalas perbuatan yang menyakitkan kita dengan sengaja melakukan perbuatan yang sama dengan niatan untuk membalas, namun jika suatu ketika kita tertarik kepada orang lain dan kita juga mendua... itu tidak salah... karena mendua semasa pacaran itu juga hak kita, tapi niat kita bukan karena sakit hati dan melakukannya karena ingin membalas sakit hati kita karena pasangan kita telah menduakan kita.
Untuk sebagian orang pendapat saya ini mungkin akan ditentang, terutama oleh kaum hawa, tidak apa... tapi itulah realita dan kenyataan yang harus diterima jika kita ingin menjalani pacaran tanpa harus sakit hati dan frustasi.
Mendua ketika kita sudah resmi menjadi pasangan suami-istri ini benar-benar perbuatan selingkuh. Ada yang menterjemahkan selingkuh dengan selingan indah keluarga utuh, bulsit..... mana ada perbuatan salah yang dapat mendatangkan keindahan, kalaupun ada perasaan indah sesaat itu hanyalah tipuan syetan kepada kita, setelah itu kita akan hidup dalam ketidak tenangan dan kehawatiran perbuatan kita sewaktu-waktu di ketahui oleh pasangan kita, dan pasti... perbuatan itu suatu saat akan terbongkar. Adakah keindahan dalam kondisi stress dan tegang takut perbuatannya ketahuan??? tentu saja tidak mungkin... yang ada justru adalah neraka untuk seumur hidup.
untuk melengkapi tulisan ini silahkan baca http://www.aunian.com/rumahku-surgaku.htm
semoga bermanfaat